Kisah si Belang, si Botak dan si Buta

Bismillahirrohmanirrohim…

 

dengan adanya kisah yang termaktub didalam hadits ini, marilah kita senantiasa mengambil Hikmahnya agar kita dapat terhindar dari sifat Sombong.. Na’udzubillah.

 

inilah salah satu sifat 3 manusia dari manusia golongan Bani Israel yang patut kita Teladani dari sifat si BUTA..

 

Dari Abu Hurairah rhadiaallahu anhu bahwasannya ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

 

” Ada tiga orang Bani Israil yang mempunyai penyakit Belang, Botak dan Buta. kemudian Allah subhanahu wa ta’ala hendak menguji mereka, maka Allah subhanahu wa ta’ala mengutus Malaikat kepada mereka. Malaikat itu datang kepada si Belang dan bertanya: “apakah yang paling kamu inginkan “? si Belang menjawab: “saya menginginkan paras yang tampan dan kulit yang bagus serta hilangnya penyakitku yang menjadikan orang-orang jijik melihatku. Malaikat itu kemudian mengusap si Belang, maka hilanglah penyakit yang menjijikannya , ia juga diberi paras yang tampan dan kulit yang bagus. Malaikat itu bertanya lagi: “Harta apa yang paling kamu senangi”? si Belang menjawab: “Unta”, kemudian ia diberikan Unta yang sedang bunting sepuluh bulan dan Malaikat tadi berkata: “semoga Allah memberi bekah atas Rahmat yang kamu terima”.

kemudian Malaikat mendatagi si Botak, dan bertanya: “apakah yang paling kamu inginkan?”. si Botak menjawab: “Rambut yang rapi serta hilangnya penyakitku yang menyebabkan orang-orang jijik kepadaku. Malaikat itu lalu mengusap si Botak dan hilanglah penyakitnya. serta tumbuhlah rambutnya yang rapi. Malaikat itu bertanya lagi: “harta apakah yang paling kamu senangi?” si Botak menjawab: ”Sapi”. Malaikatpun memberinya sapi yang sedang bunting sepuluh bulan dan ia berkata: “semoga Allah memberi berkah atas Rahmat yang kamu terima”.

selanjutnya Malaikat itu mendatangi si Buta, dan bertanya: “apakah yang paling kamu inginkan?” si Buta menjawab: “Allah mengembalikan penglihatanku sehingga aku dapat melihat orang-orang “. dan Malaikat itu lantas mengusap si Buta dan Allah subhanahu wa ta’ala mengembalikan penglihatannya. Malaikat itu bertanya lagi: “harta apa yang paling kamu senangi?” si Buta menjawab: “Kambing”. kemudian ia diberi kambing yang sedang bunting.

selang beberapa tahun, Unta, Sapi dan Kambing itu berkembangbiak yang akhirnya Unta itu memenuhi suatu lapangan, demikian pula dengan Sapi dan Kambing. kemudian Malaikat tadi datang kepada si Belang yang menyerupai orang yang berpenyakit belang seperti keadaan si Belang waktu itu, dan berkata: “saya adalah orang miskin yang kehabisan bekal ditengah-tengah perjalanan . sampai hari ini tidak ada yang mau memberi pertolongan kepada saya kecuali Allah, saya harap engkau mau memberi pertolongan. saya benar-benar minta pertolongan kepadamu dengan menyebut yang telah memberi engkau paras yang tampan dan kulit yang halus, serta harta kekayaan dan saya meminta seekor Unta untuk bekal didalam melanjutkan perjalanan saya. si Belang berkata: “Hak-hak yang harus saya berikan masih banyak saya tidak bisa membekali apa-apa”.

Malaikat itu berkata: “kalau tidak salah saya kenal dengan kamu. bukankah kamu dulu orang yang berpenyakit Belang sehingga orang-orang lain merasa jijik kepadamu. bukankah kamu dulu orang yang miskin kemudian Allah memberi Rahmat kepadamu?.

si Belang berkata: “harta kekayaanku ini adalah dari nenek moyang “. Malaikat itupun berkata: “jika kamu berdusta, semoga Allah mengembalikanmu seperti keadaan semula.”

kemudian Malaikat itu datang kepada si Botak seperti keadaan si Botak waktu itu dan berkata seperti yang dikatakan pada si Belang. kemudian Malaikat itu berkata: “jika kamu berdusta semoga Allah mengembalikanmu seperti semula.

Malaikat tadi terus ketempat si Buta dengan menyerupai orang yang Buta seperti keadaan si Buta waktu itu, dan berkata: “saya adalah orang miskin yang kehabisan bekal ditengah-tengah perjalanan dan sampai hari ini tidak ada yang mau memberi pertolongan kepada saya kecuali Allah. saya berharap mudah-mudahan kamu mau memberi pertolongan. saya benar-benar minta pertolongan padamu dengan menyebut yang telah mengembalikan penglihatanmu dan saya minta satu ekor Kambing untuk bekal didalam melanjutkan perjalanan. si Buta berkata: “saya dahulu adalah orang Buta kemudian Allah menembalikan penglihatanku”. maka ambilah apa yang kamu inginkan dan tinggalkanlah apa yang tidak kamu senangi. Demi Allah sekarang saya tidak akan memberatkan sesuatu kepadamu yang kamu ambil karena Allah Yang Maha Agung. Malaikat itu berkata: “perihalah harta kekayaanmu, sebenarnya kamu hanyalah di uji dan Allah benar-benar Ridho kepadamu dan Allah telah memurkai kedua kawanmu.”

 

(HR. Bukhari-Muslim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s